Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam pengembangan sektor peternakan.
Kasdim 0721 Blora Mayor Bani mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia terkait penguatan ketahanan pangan. Menurut dia, TNI memiliki peran strategis untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Melalui kompi produksi, kami akan mengembangkan berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. Ke depan, direncanakan akan dibentuk Batalyon TP (Teritorial Pembangunan) khususnya di bidang ketahanan pangan, pertanian, kesehatan, dan konstruksi infrastruktur, untuk memperkuat pertahanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah teritorial,” ujar Mayor Bani.
Sementara itu, Kepala DP4 Kabupaten Blora Ngaliman menilai kolaborasi antara DP4 dan Kodim 0721 Blora sebagai langkah positif yang patut dikembangkan. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kerja sama nyata yang berdampak langsung pada sektor peternakan.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu melahirkan ide-ide baru dalam pengembangan peternakan, khususnya ayam petelur. Kerja sama ini sudah terjalin sejak beberapa tahun lalu dan terus dievaluasi serta ditingkatkan,” kata Ngaliman.
Ia juga menekankan bahwa hasil dari program percontohan ini diharapkan dapat menjadi pemicu pengembangan peternakan yang lebih luas di Kabupaten Blora, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (pw)

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar